Gaji PNS 2015 Naik Berapa Persen ?

Bagi Saya pribadi, Saya tidak mempedulikan berapa persenkah kenaikan gaji PNS 2015 ini. Mengapa ? Karena Saya sendiri bukan PNS asli melainkan pns dalam arti PeNuliS blog ini. Namun karena di lingkungan Saya banyak juga yang menjadi PNS, maka nggak ada salahnya toh Saya nulis tentang artikel ini di blog kang Jajat yang sangat Saya cintai ini, walaupun potensi penghasilan dari blog yang satu ini belum mengimbangi gaji PNS golongan IV E.

Hasil browsing Saya  tentang kenaikan gaji PNS 2015 dari berbagai blog di dunia, Saya jadi tahu bahwa gaji PNS di Indonesia itu terbagi menjadi 4 golongan, yakni golongan I, II, III dan IV. Masing-masing golongan terbagi menjadi 5 bagian yakni a, b, c, d dan e yang masing-masing gajinya berbeda selisih sedikit. Saya nggak tahu dasar pembagian golongan tersebut berdasarkan apa. Masing-masing kategori tadi, gajinya berbeda juga tergantung berapa lama pengabdian seorang menjadi PNS. Semakin lama dia mengabdi jadi PNS, maka semakin tinggi pula gaji yang diterimanya.

Mohon maaf, Saya tidak menuliskan secara terperinci, berapa gaji untuk masing-masing golongan, karena memang cukup banyak dan itu akan membuat tangan Saya pegel. Lebih baik Anda cari saja di sumber lain dengan cara mendownload gaji PNS 2015.  Hanya saja Saya bisa menjawab secara global kalau saja ada yang bertanya "gaji PNS 2015 naik berapa persen?" Maka jawabanya sekitar 6 persen dari gaji semula. Jadi hanya para PNS saja yang bisa mengkalkulasikannya sendiri.


Gaji PNS 2015

Gaji PNS 2015

Yang jelas bagi kita rakyat jelata, berapa pun gaji PNS, tetap saja tidak berpengaruh pada peningkatan kebutuhan hidup, malahan pengumuman kenaikan gaji PNS hanya memberatkan beban masyarakat. Coba saja Anda perhatikan, begitu ada kenaikan gaji PNS, harga-harga barang malah merangkak naik, ini jelas bukannya membantu masyarakat tapi justru menjadi beban rakyat.

Bagi rakyat, yang diharapkan dari kenaikan gaji PNS adalah adanya kenaikan mutu para pekerja PNS dalam melayani rakyat, bukan hanya makan gaji buta, menghabiskan anggaran negara tanpa kerja berkualitas. Saya sering menemukan kasus jika seorang guru PNS di desa Saya menelantarkan anak didiknya. Datang ke sekolah telat, masuk kelas cuman ngasih tugas ke siswa SD, keluar lagi ngobrol sama guru lain di ruang guru, membiarkan siswa belajar sendiri tanpa arahan, parah. Ini satu contoh kasus saja yang terjadi pada anak Saya, sehingga Saya pun memindahkan anak Saya ke sekolah lain yang para PNS-nya lebih bertanggung jawab atas gaji yang diterimanya.

Ini hanya gambaran atau potret sebagian kecil saja, bagaimana dengan pengalaman Anda berhubungan dengan pengabdi negara tersebut ? Tentu masih banyak juga PNS yang terjaga sikap dan hasil kerjanya dan merasa dirinya digaji oleh rakyat. Kita berharap kenaikan gaji PNS 2015 ini, bisa meningkatkan daya ungkit para PNS dalam meningkatkan mutu kerjanya bagi rakyat yang telah menggajinya.
Tag : Gaji
Back To Top